Budidaya Kopi Arabica

Budidaya Tanaman Kopi Arabika
1. Syarat Tumbuh
•Lokasi
Letaknyas terisolir dari pertanaman kopi varietas lain ± 100 meter.
Lahan bebas hama dan penyakit
Mudah pengawasan
•Tanah
PH tanah : 5,5 – 6,5
Top Soil : Minimal 2 %.
Strukrur tanah : Subur, gembur ke dalaman relative > 100 cm.
•Iklim
Tinggi tempat : 800 – 2000 m dpl
Suhu : 15º C – 25º C.
Curah hujan : 1.750 – 3000 mm/thn
Bahan Tanaman
Untuk perbanyakan tanaman di lapangan diperlukan Bibit Siap Salur dengan kriteria sebagai berikut :
Sumber benih : Harus berasal dari kebun induk atau
perusahaan yang telah ditunjuk.
Umur bibit : 8 -12 bulan
Tinggi : 20 -40 cm
Jumlah cabang primer : 1
Diameter batang : 5 – 6 cm
Penanaman
a. Jarak Tanam
Sistem jarak tanam untuk kopi arabika antara lain :
Segi empat : 2,5 x 2,5 m
Pagar : 1,5 x 1,5 m
Pagar ganda : 1,5 x 1,5 x 3 cm
b. Lobang Tanam
Harus dibuat 3 bulan sebelum tanam.
Ukuran lubang 50 x 50 x 50 cm, 60 x 60 x 60 cm, 75 x 75 x 75 cm atau 1 x 1 x 1 m untuk tanah yang berat.
Tanah galian diletakan di kiri dan kanan lubang.
Lubang dibiarkan terbuka selama 3 bulan.
2 -4 minggu sebelum tanam, tanah galian yang telah dicampur dengan pupuk kandang yang masak sebanyak 15/20 kg/lubang, dimasukkan kembali ke dalam lubang.Tanah urugan jangan dipadatkan.
c. Penanaman
Dilakukan pada musim hujan Leher akar ditanam rata dengan permukaan tanah.
4. Pemeliharaan
a. Penyiangan
•Membersihkan gulma di sekitar tanaman kopi.
Penyiangan dapat dilakukan bersama-sama dengan penggemburan tanah •
•Untuk tanaman dewasa dilakukan 2 x setahun
b. Pohon Pelindung
•Penanaman
Menjaga agar tanaman kopi jangan berbuah terlalu banyak
Pohon pelindung ditanam 1 – 2 tahun sebelum penaman
Jenis tanaman untuk pohon pelindung antara lain lamtoro, dadap, sengon,
Pemupukan
a. Dosis pemupukan kopi per pohon adalah :
Umur 1 tahun • : 50 gr Urea, 40 gr TSP, dan 40 gr KCL.
Umur 2 tahun • : 100 gr Urea, 80 gr TSP, dan 80 gr KCL.
Umur 3 tahun • : 150 gr Urea, 100 gr TSP, dan 100 gr KCL.
b. Pupuk diberikan dua kali setahun yaitu awal dan akhir musim hujan masing-masing setengah dosis.
6. Pengendalian Hama Penyakit.
a. Hama
Hama Bubuk Buah •
Penyebab adalah sejenis kumbang kecil
Menyerang buah muda dan tua
•Bubuk Cabang (Xyloborus moliberus)
Menyerang/menggerek cabang dan ranting kecil 3 – 7 dari pucuk kopi.
Daun menjadi kuning dan rontok kemudian cabang akan mongering.
b. Penyakit
Penyakit Karat Daun
Penyebab adalah sejenis Cendawan.
Tanda serangan ada bercak-bercak merah kekuningan pada bagian bawah daun, Pengendalian secara kultur teknis dengan menanam jenis kopi arabika yang tahan sepertio S 333, S 288 dan S 795 serta menjaga agar kondisi FungisidaDithane M-45 dengan dosis 2 gr/liter air.
c. Panen
•Petik buah yang betul masak dengan warna merah, tua agar menghasilkan kopi yang berkualitas.
Pada waktu panen (pemetikan) agar berhati-hati supaya tidak ada bagian pohon/cabang/ranting) yang rusak. •

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: